ANALISIS KESEHATAN BANK HIMBARA BERDASARKAN METODE CAMEL PADA PENEMPATAN DANA PEMERINTAH 2025

Authors

  • Danang Dwi Putra Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Author
  • Dr. Muhammad Aga Sekamdo, S.I.P., M.B.A Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Author
  • Sugeng Wibowo, S.M., S.Sos., M.A.B Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Author

DOI:

https://doi.org/10.66764/s3p01122

Keywords:

Tingkat Kesehatan Bank, Metode CAMEL, Bank HIMBARA, Penempatan Dana Pemerintah, Rasio Keuangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kesehatan empat bank HIMBARA (BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BTN) pada periode penempatan dana pemerintah tahun 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 276 Tahun 2025, serta mengidentifikasi komponen CAMEL yang paling dominan pada masing-masing bank. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan publikasi triwulan I-IV tahun 2025 yang dianalisis melalui enam rasio keuangan, yaitu Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), Net Profit Margin (NPM), Return on Assets (ROA), Biaya Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio (LDR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh bank berpredikat Sangat Sehat pada aspek CAR dan BOPO. Pada aspek NPL, Bank Mandiri dan BNI berpredikat Sangat Sehat sedangkan BRI dan BTN berpredikat Sehat. Pada aspek NPM, keempat bank secara seragam berpredikat Tidak Sehat, mencerminkan tantangan struktural dalam optimalisasi nilai tambah aktivitas intermediasi. Pada aspek ROA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI berpredikat Sangat Sehat sementara BTN berpredikat Cukup Sehat, dan pada aspek LDR keempat bank berpredikat Cukup Sehat. Berdasarkan Nilai Komposit CAMEL berbobot, Bank Mandiri memperoleh nilai tertinggi sebesar 82,93 dengan predikat Sehat (Peringkat 1), sedangkan BNI (80,61), BRI (79,55), dan BTN (74,29) berpredikat Cukup Sehat (Peringkat 2), dengan NPM, ROA, dan LDR sebagai pembeda utama antarbank. Secara keseluruhan, kebijakan penempatan dana pemerintah sebesar Rp200 triliun pada tahun 2025 terbukti mendorong ekspansi kredit bank HIMBARA, namun efektivitasnya dalam meningkatkan kesehatan bank secara menyeluruh masih dibatasi oleh tantangan pada aspek manajemen dan rentabilitas, terutama pada BTN.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

29-10-2026

How to Cite

ANALISIS KESEHATAN BANK HIMBARA BERDASARKAN METODE CAMEL PADA PENEMPATAN DANA PEMERINTAH 2025. (2026). Fenomena , 6(02). https://doi.org/10.66764/s3p01122