IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN BAGI BALITA PUSKESMAS NGAWEN II

Authors

  • Novi Sabila Rosyidah Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Author
  • Catur Suwastanto Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Author
  • Tri Mardiana Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Madani Author

DOI:

https://doi.org/10.66764/1dqw5p07

Keywords:

Implementasi kebijakan, Program PMT-P, Stunting

Abstract

Stunting pada balita masih menjadi masalah di Kapanewon Ngawen, Kabupaten Gunungkidul. Salah satu upaya intervensi stunting dari Pemerintah Indonesia adalah dengan program Pemberian Makanan Tambahan Pemulihan (PMT-P) bagi balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi kebijakan program PMT-P bagi balita di Puskesmas Ngawen II Kabupaten Gunungkidul. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian berdasarkan teori keberhasilan implementasi oleh Edward III menunjukkan bahwa komunikasi dalam pelaksanaan program PMT-P bagi balita sudah berjalan baik, informasi disampaikan secara jelas melalui sosialisasi, pelatihan, dipahami oleh pelaksana dan penerima, serta disampaikan secara konsisten. Namun, masih ada keterbatasan media visual dan pertemuan khusus. Dalam aspek sumber daya, sudah dilakukan peningkatan petugas melalui pelatihan, koordinasi, fasilitas yang memadai, serta jumlah pelaksana sudah mencukupi. Terkait disposisi, pelaksana menunjukkan komitmen, tanggung jawab, dan responsivitas yang baik. Meski seleksi kader tidak formal dan insentif dinilai kurang, pengalaman serta motivasi sosial mendukung kelancaran program. Kemudian struktur birokrasi, SOP memberikan dampak positif meski belum diterapkan merata, sementara pembagian peran sudah jelas dan mendukung keberhasilan program. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan, implementasi program PMT-P bagi balita telah berjalan dengan baik ditinjau dari variabel komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Saran dalam penelitian ini yaitu, peningkatan sosialisasi dan penggunaan media visual, peninjauan insentif, penjelasan secara rinci alur program, penyusunan jadwal kader, dan uji menu untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

29-10-2026

How to Cite

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN PEMULIHAN BAGI BALITA PUSKESMAS NGAWEN II. (2026). Fenomena , 6(02). https://doi.org/10.66764/1dqw5p07